Makanan sehat dengan sumber gizi
yang lengkap merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan untuk menunjang
pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak merupakan investasi sumber daya manusia
(SDM) di masa depan. Karena itu kecukupan status gizinya sejak lahir, bahkan
sejak dalam kandungan, perlu mendapat perhatian khusus. Asupan nutrisi yang
tepat tidak hanya dapat membantu menjaga kesehatan fisik tapi juga dapat
mendukung kemampuan belajar dan aktivitas anak sehari-harinya. Status gizi yang
baik dapat dicapai apabila anak mengonsumsi makanan dengan kandungan energi dan
zat gizi sesuai kebutuhannya.
Apa yang dimaksud dengan gizi
seimbang? Secara umum, gizi seimbang adalah susunan asupan sehari-hari yang
jenis dan jumlah zat gizinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Pemenuhan asupan
gizi ini juga harus memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas
fisik, perilaku hidup bersih, dan mempertahankan berat badan normal guna
mencegah masalah gizi.Gizi seimbang terdiri dari asupan yang cukup secara
kuantitas, cukup secara kualitas, dan mengandung berbagai zat gizi yang
diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan, pertumbuhan (pada anak-anak),
penyimpanan zat gizi, serta untuk melakukan aktivitas dan fungsi kehidupan
sehari-hari.
Menurut Perhimpunan Dokter Gizi
Medik Indonesia (PDGMI), penelitian menunjukkan, mengajarkan anak pentingnya
mengonsumsi makanan bergizi seimbang sejak dini, ternyata efektif
membantu meningkatkan status gizi anak.
Untuk membantu para mama memantau pertumbuhan dan perkembangan si kecil, PDGMI
memberi panduan 10 tanda umum anak bergizi baik:
1. Bertambah umur, bertambah berat dan bertambah tinggi
2. Postur tubuh tegap dan otot padat
3. Rambut berkilau dan berakar kuat
4. Kulit dan kuku bersih dan tidak pucat
5. Wajah ceria, mata bening, bibir segar
6. Gigi bersih dan gusi merah muda
7. Nafsu makan baik, dan BAB (buang air besar) lancar dan rutin
8. Bergerak aktif dan berbicara sesuai umur
9. Penuh perhatian dan bereaksi aktif
10. Tidur nyenyak
No comments:
Post a Comment